Sabtu, 05 November 2011

Cerpen Sumpah Pemuda


             Pagi dunia! hari ini adalah hari sumpah pemuda yang ke-83. Hmm bagaimana aku mengawali hari ini ya? sebagai pemuda yang baik, aku tidak boleh terlambat tiba di sekolah. Aku pun bergegas pergi ke kamar mandi lalu menunaikan kewajibanku sebagai muslim yakni shalat shubuh, lalu sarapan dan berangkat ke sekolah, tak lupa sebelumnya aku berpamitan kepada kedua orang tuaku sebagai bentuk bukti bahwa pemuda Indonesia tidak lupa akan orang tua.
            Aku berangkat ke sekolah tidak menggunakan mobil pribadi, motor pribadi, ataupun kendaraan umum. Melainkan dengan menggunakaan sepeda. Kenapa? Karena selain tidak menciptakan polusi udara, dengan bersepeda berarti aku berolahraga di samping itu udara pagi yang menyerbu tubuhku terasa sejuk karena keadaan udara jalanan yang belum sepenuhnya tercampur dengan asap kendaraan. Nikmatnya, andai saja semua orang melakukan hal yang sama, mungkin udara yang kuhirup akan lebih nikmat dari ini.
            Di tengah perjalanan, ku dapati seorang kakek tua yang sedang membawa bendera merah putih beserta tiang yang terbuat dari bambu tua di tengah jalan. Ku bertanya-tanya apa sesungguhnya yang ia lakukan disana. Kemudian ia memberhentikan perjalananku dan berlaga seolah pak polisi yang sedang menyebrangkan anak-anak sekolah menyebrang ke sebrang jalan. Aku pun tersenyum, tanpa pikir panjang aku langsung menepi memarkirkan sepeda dan langsung turun ke jalan berdampingan membantu kakek tua tersebut. Setelah usai, kakek itu pun tersenyum dan menepuk pundakku sambil berkata “Terimakasih nak, kamu pemuda yang baik. Semoga sifat patriotisme kamu ini tidak hanya dalam rangka Sumpah Pemuda saja” aku pun lekas menjawab “iya kek, insyallah”. Aku pun segera berpamitan kepadanya untukk melanjutkan perjalananku ke sekolah.
            Setibanya di sekolah aku berhasil untuk tidak terlambat, aku pun bergegas bersiap untuk upacara Sumpah Pemuda di sekolah karena hari ini aku bertugas sebagai pengibar bendera yang selama ini aku impikan.
            Inilah kisahku di hari Sumpah Pemuda tahun ini. Semoga bisa menjadi motivator kalian wahai pemuda/pemudi Indonesia. ^Salam Sumpah Pemuda^

2 komentar: